Petunjuk Memalukan MU Setelah Hancur Pecah Dibantai Tottenham

VIVA   –  Manchester United hancur lebur sudah dibantai Tottenham dalam lanjutan Premier League 2020/2021. Tampil di kandang Old Trafford, Minggu malam, 4 Oktober 2020, MU dibantai 1-6.

Padahal, MU lebih dulu unggul melalui gol lekas yang dicetak Bruno Fernandes menggunakan tendangan penalti pada menit ke-2. Namun, Tottenham malah mengamuk usai kebobolan secara kilat.

Tanguy Ndombele dan Son Heung-min berhasil membuat Tottenham berbalik ulung. Petaka bagi MU, pada menit ke-29 mereka harus bermain dengan 10 orang karena Anthony Martial diganjar kartu merah.

Baca Juga:   Zaman Dennis Rodman Bikin Supermodel Kecanduan Seks dan Nangis Rindu

Harry Kane lalu membawa Tottenham unggul 3-1 di menit ke-30. Son mencetak Brace pada menit ke-41. Skor 4-1 untuk Tottenham bertahan hingga episode pertama usai.

Di babak kedua, Tottenham berhasil menambah dua gol lagi lewat Sergie Aurier dan penalti Kane. Sedangkan MU tak dapat memperkecil keunggulan. Di akhir perlawanan, Tottenham menggondol tiga poin sudah menang telak 6-1.

Terdapat sejumlah fakta memalukan dengan lahir usai MU menderita dalam kandang sendiri. Berikut rangkumannya dilansir Opta :

1. MU kebobolan enam gol dalam satu pertandingan Premier League untuk ketiga kalinya semrawut dengan masing-masing terjadi pada kamar Oktober (1996 v Southampton, 2011 v Man City, hari itu v Spurs). Mengerikan.

Menangkap Juga:   Maniak Seks Mengerikan Dennis Rodman, Gesek Kemaluan ke Manajer Hotel

2. MU  adalah tim ke-7 dalam sejarah Premier League dengan kebobolan penalti dalam tiga pertandingan kandang berturut-turut dan yang pertama sejak Arsenal pada bulan Desember 2016.

3. Manchester United kebobolan empat gol di paruh pertama pertandingan untuk prima kalinya, dengan ini pertandingan pertama. 079 mereka di Premier League.

4. Kartu abang Anthony Martial melawan Tottenham pada menit ke-28 adalah yang memutar cepat dalam sejarah pemain MU di Old Trafford.

5. Dalam laga lawan Tottenham, MU kebobolan dua gol dalam waktu cepat sejak pertandingan melawan Arsenal Oktober 2015 (juga tujuh menit), tepatnya lima tahun dengan lalu hari ini.