Lionel Messi Kasih 5 Syarat Patuh di Barcelona, Ampun Bang Jagoan

November 11, 2020 by No Comments

VIVA   – Lionel Messi ternyata belum tentu mau menetap di Barcelona, meski Josep Maria Bartomeu sudah mundur dari lembaga sebagai Presiden Klub. Ada kaum kondisi atau syarat yang kudu terpenuhi agar Messi mau menetap di Camp Nou hingga pensiun nanti.

Sosok Presiden baru Barcelona jadi yang paling prioritas. Messi mau tahu, siapa Presiden anyar Barcelona dan seberapa kuat keinginannya mengembangkan tim secara politik transfer dan metode pembinaan di level usia dini.

Kedua, dilansir Marca, Messi mau mengenal Direktur Olahraga dengan baru. Jabatan yang cukup sentral di Barcelona, karena memang terpaut langsung dengan tim.

Pun, belakangan Messi memiliki riwayat kurang bagus masa harus berurusan dengan Direktur Gerak. Masih segar dalam ingatan dengan jalan apa Messi berseteru dengan Direktur Gerak sebelumnya, Eric Abidal.

Beberapa kali, Abidal menyebut Messi dan kawan-kawan jadi biang keladi atas keterpurukan Barcelona. La Pulga marah karena ucapan Abidal sudah melukai seluruh pemain Barcelona.

Mereka terlibat perdebatan bukan cuma sekali, tapi dalam kurang kesempatan. Hingga akhirnya, Abidal dipecat setelah Barcelona kalah 2-8 sejak Bayern Munich di Liga Champions musim lalu. Ada pun, penggantinya, Ramon Planes, begitu hati-hati era berurusan dengan Messi.

Messi juga bakal tahu siapa pelatih Barcelona selanjutnya. Apakah Ronald Koeman dipertahankan atau tidak, mengingat jabatan pelatih dalam Barcelona terlalu rapuh dan bisa digoyang atas alasan politis.

Photo:

  • Independent

Ya, posisi Koeman, meski sudah dikontrak dua tarikh, tetap saja tak aman. Tahu ada selentingan, Koeman akan dipecat tahun depan, setelah Presiden perdana Barcelona ditemukan, karena ada pengikut lain yang dirasa lebih pas.

Rencana transfer selalu menjadi salah satu pertimbangan Messi bertahan. Beberapa keputusan transfer Barcelona telah menyakiti Messi, termasuk ketika Luis Suarez dijual.

Dan yang terakhir, performa pribadinya. Messi sadar diri, di usia yang sudah memasuki kepala tiga, performanya sudah tak lagi prima. Dia akan mengevaluasi diri, apakah masih layak bertahan di Barcelona dengan performanya itu.

Performa tim juga jadi petunjuk, karena Messi butuh rekan-rekan yang mendukungnya di atas lapangan agar bisa mengeluarkan potensi terbaiknya.