Dilabeli Sebagai Pemain Mahal, Kai Havertz Sebut Harga Jualnya Normal

September 17, 2020 by No Comments

VIVA   – Gelandang anyar Chelsea, Kai Havertz, angkat bicara soal harga jualnya yang terlampau mahal. Diketahui, The Blues harus mengeluarkan 70 juta poundsterling atau setara dengan Rp1, 3 triliun untuk mendapatkan Havertz dari Bayer Leverkusen.

Nilai transfer itu membuat nama Havertz sejajar Keppa Arrizabalaga, yang didatangkan Chelsea pada 2018 secara harga 72 juta poundsterling. Masa ini, rekor pemain termahal pada Chelsea masih dipegang Keppa, & disusul oleh Havertz.

Baca Juga: Bomber Anyar Chelsea Tidak Setia Gilas Liverpool

Mengetahui biaya transfer dirinya hampir memecahkan rekor pembelian The Blues sebelumnya, Havertz menegaskan, bahwa permainannya tidak akan terpengaruh secara diskusi ringan seputar harga jualnya. Bahkan, pemain berusia 21 terang itu menyebut, harga jualnya sangat normal.

“Tentu selalu, ini adalah label yang kehormatan yang besar, tapi saya budi dalam sepakbola sekarang, itu adalah pembayaran yang normal dengan nilai tersebut. Bagi saya, hal tersebut tidak terlalu menekan diri kami sendiri karena saya pikir beta tidak akan melakukan yang utama atau terburuk karena harga setinggi itu, ” ujar Havertz, sesuai dikutip Goal , Kamis 16 September 2020.

“Saya mencoba untuk fokus pada sepakbola dan mencoba buat memainkan sepakbola terbaik saya dalam Chelsea, serta tidak menekan muncul saya sendiri. Saya hanya berlaku sepakbola, saya suka bermain sepakbola. Itulah mengapa saya di sini, ” ucapnya.

Baca Juga: Bikin Umpan Memalukan, Kai Havertz Jadi Bulan-bulanan di Sabung Debut

Memang, nilai jual Havertz sudah cukup sebati dengan pencapaiannya bersama Bayer Leverkusen di Bundesliga. Tercatat, ia menjelma pemain termuda yang mampu menorehkan 100 penampilan di Bundesliga berhubungan Bayer Leverkusesn.

Mau tetapi, pada laga debut bersama Chelsea di Premier League 2020/2021 melawan Brighton pada Selasa 14 September 2020, dini hari WIB, Havertz gagal menunjukkan performa dengan mengesankan. Ia pun menjadi bulan-bulanan warganet setelah mengirimkan umpan yang tidak jelas.