Diego Maradona Tak Ada Satu Tip dari Lionel Messi

November 12, 2020 by No Comments

VIVA   –  Tetap ada celah untuk memperdebatkan sapa yang lebih baik antara Lionel Messi dengan Diego Maradona. Besar ikon sepakbola yang sama-sama berasal dari Argentina.

Keduanya selalu disandingkan dengan berbagai perolehan yang sudah diraihnya selama tersebut. Mulai dari level klub hingga Timnas Argentina.

Dalam level klub, Maradona jelas tangan telak dari Messi. Total, dia cuma meraih sembilan gelar berhubungan tiga klub, yakni Boca Juniors, Barcelona, dan Napoli. Sementara, Messi unggul jauh dengan 34 melangsungkan hanya bersama Barcelona.

Namun, berbicara Timnas Argentina, megabintang 33 tahun tersebut tak ada apa-apanya. Rakyat Argentina jelas lebih memilih Maradona pokok berhasil membawa La Albiceleste jempolan Piala Dunia 1986. Sedangkan, Messi cuma bisa jadi runner up Piala Dunia 2014.

Bahkan, Messi tiga kali kandas membawa Argentina juara Copa America, yakni 2007, 2015, dan 2016.

Kendati demikian, kejadian tersebut, dirasa legenda Timnas Paraguay, Jose Luis Chilavert, tak menekan kehebatan Messi di lapangan. Tempat merasa tak ada satu biar pesepakbola hingga saat ini dengan bisa menyamai La Pulga.

Bahkan, Chilavert berani menyebut Maradona tak ada satu persen dari yang telah diraih Messi. Utamanya soal penghargaan.

“Messi adalah seorang jenius. Kita semua ada di planet bumi. Ketika dia membutuhkan bantuan, semua orang mendukung Messi dan Barcelona memberinya kontrak yang dia inginkan, tetapi pengorbanan dengan dilakukan Messi dan keluarganya dengan membuatnya lebih kuat, ” sekapur Chilavert dikutip Marca.

“Di Argentina, dia bersikap dingin karena dia belum memenangkan Piala Dunia dan mereka membandingkannya dengan Maradona. Akan tetapi, Maradona bahkan tidak memenangkan mulia persen pun dari apa yang telah dimenangkan Messi. Masyarakat asi tak adil pada Messi, ” jelasnya.

Lebih lanjut, Chilavert juga mengomentari gaya menyelenggarakan Messi yang lain dari biasanya. Dia kagum dengan cara pemain asal Argentina itu memimpin rekan-rekannya dalam diam.

“Bagi banyak orang, memimpin adalah berteriak, menghina. Tetapi Messi berbeda, yang bisa diam, berbicara hanya dalam latihan dan di ruang penukar, ” ujar Chilavert.